PENGARUH HARDINESS, KONSEP DIRI, DAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP ORIENTASI MASA DEPAN PADA NARAPIDANA REMAJA

Amirra Nur’indah

Abstract


Masalah kriminal di Indonesia kian hari kian meningkat. Jumlah narapidana kini  sudah melampaui batas tampung LP di Indonesia. Tidak hanya narapidana dewasa saja yang berada di dalamnya, remaja yang melakukan tindak pidana pun ditahan dalam lembaga pemasyarakatan. Kehidupan yang terjadi di dalam penjara sangat mempengaruhi fisik dan psikis setiap orang di dalamnya. Dampak ini menyebabkan orang yang berada di penjara memiliki orientasi masa depan yang kurang jelas. Penelitian ini dilakukan untuk melihat apakah ada pengaruh dari hardiness, konsep diri, dan dukungan sosial terhadap orientasi masa depan pada narapidana remaja di lembaga pemasyarakatan salemba klas II A. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi berganda. Sampel berjumlah 140 orang narapidana remaja di Lembaga Pemasyarakatan Salemba klas II A. Digunakan skala hasil modifikasi skala asli buatan Kobasa (2007), Fitts (1971), dan skala yang disusun berdasarkan teori Nurmi (1991) dan Sarafino (1990). Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari hardiness, konsep diri dan dukungan sosial terhadap orientasi masa depan pada narapidana remaja di lembaga pemasyarakatan salemba klas II A. Hasil uji hipotesis minor menunjukkan hanya ada dua dimensi yang signifikan dari dukungan sosial yaitu dukungan informasi dan dukungan jaringan.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.